Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kepala Staf Kepresidenan dan Ketum DPP HKTI, Moeldoko ke Satgas Pangan Tegas soal Mafia Minyak Goreng: Sikat

Editor : GusWawan | 17.30 wib

Dok.newspantaj/istimewa.
Kepala Staf Kepresidenan dan Ketum DPP HKTI, Jenderal TNI (purn)  Moeldoko saat jumpa pers di Gianyar, Bali,Jum'at (18/3/2022) sore.
----------------------------------------------------

Bali, newspantau.com - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko merespons soal dugaan mafia minyak goreng terkait dengan kasus kelangkaan komoditas tersebut.

Dia mengatakan Satgas Pangan yang sudah terbentuk akan bekerja keras untuk mengatasi situasi tersebut.

"Saya pikir satgas pangan yang sudah terbentuk itu, akan bekerja lebih keras lagi untuk mengatasi situasi ini," kata Moeldoko, saat ditemui wartawan, di Gianyar, Bali, Jumat (18/3) sore.

Dia juga mendukung pencabutan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebagai solusi mengatasi kelangkaan minyak goreng. Moeldoko menegaskan pencabutan itu diharapkan dapat membuat produsen tak lagi menahan harga barangnya.

Namun, pihaknya juga menegaskan bila kelak ada lagi permainan soal minyak goreng, maka Satgas Pangan akan bertindak tegas.

"Pasti (dilakukan tindakan tegas). Satgas akan melakukan tindakan tegas kalau kebijakan diberlakukan masih macam-macam sikat saja," ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi menyampaikan permohonan maaf karena pihaknya belum mampu menangani permasalahan minyak goreng.

Dia menduga kelangkaan minyak goreng salah satunya disebabkan oleh mafia dan spekulan yang mengambil keuntungan, sehingga berbagai kebijakan yang telah ia buat pun tidak efektif.

"Dengan permohonan maaf Kementerian Perdagangan tidak dapat mengontrol karena ini sifat manusia yang rakus dan jahat," ucapnya dalam rapat bersama Komisi VI DPR, Kamis (17/3) lalu.

@gus